Di tahun 2011 saya menyusuri beberapa negara di Eropa dengan mengendarai sendiri mobil sewaan.
Pengalaman ini mengesankan.
Dan di inspirasi oleh salah satu teman lama yang bertemu setelah puluhan tahun tidak bertemu. Dia rasanya bukan traveler, bahasa Inggris ngepas-ngepas saja, bahasa Indonesia pun medok bukan main, dan dia cerita baru pulang dari menyusuri Perancis, mengunjungi desa-desa kecilnya selama 2 minggu bersama 3 temannya yang setipe, dengan mengendarai mobil sewaan.
Ho..ho..ho..., saya melongo, setelah itu saya iri mendengar ceritanya, setelah itu kepengen, setelah itu bertekad meniru jejaknya.
Saya pernah melakukan melintas negara-negara di Eropa dengan Kereta Api, tapi nyetir sendiri mobil sewaan??? Gilak !! saya mau!! saya lupa jaman sudah lari kencang, saya lupa GPS sudah canggih, saya lupa dunia sudah ter connect, saya lupa dan tidak memperhitungkan cara ini sudah mungkin dan sekali lagi saya mau!
Diawali dengan mem-booking mobil melalui internet . Saya cari yang sudah punya nama dan yang di rekomendasikan kawan saya yaitu : HERTZ, EUROPCAR, SIXTH, AVIS - dan akhirnya yang di pilih adalah HERTZ hanya karna mereka punya service di kota-kota yang kita tuju dan punya jenis mobil yang kita mau.
Kita tinggal masuk webnya, pilih mobil sesuai budget dan jumlah penumpang, pilih kota dimanja kita jemput mobil dan kota dimana akan mengembalikan mobil. tinggal klik! Confirmation dikirim Mlli e-mail. Prosesnya amat gampang
Berikutnya urus SIM Internasional, juga gampang urusnya. Info bisa dibaca WEB ini
Hanya memerlukan waktu satu hari untuk urus SIM Internasional, dan yang menyenangkan kita dilayani oleh Polwan-polwan baik hati dan NO PUNGLI.
Di tahun 2008 saya sempat menyusuri Eropa juga menggunakan kereta api- juga amat menyenangkan. Beda nya dgn menggunakan mobil adalah dari sisi schedule dan mobilitas, mengendarai mobil membuat kita bebas mengeksplorasi bagian negara yang kita kunjungi kapan saja tidak terikat waktu ataupun itenary umum- di Swiss kita jatuh cinta dengan danau-danau sepinya, dan tidak bisa
menahan diri untuk tidak berhenti di satu pemberhentian, kita duduk2 diam ditepi danau dengan waktu semaunya , danau itu seperti milik kita karna hanya kita disana, di Monte Carlo kita memasuki dan memacu mobil di jalan-jalan yang biasa di lewati para pembalab dunia, serasa seperti 'Tony Stark' ketika melintasi aspal-aspal bergengsi itu dengan meemegang setir sendiri seperti mereka si PEMBALAP, di Praha kita masuki derah pedestrian yang seharusnya tidak boleh dimasuki mobil sehingga semua mata menatap kita bingung...tapi itu bukan salah kita itu salah "SRI" si GPS.
Namun bila membandingkan biaya kurang lebih sama- bukan karna biaya sewa mobil yang besar, namun biaya bensin dan parkir yang cukup tinggi.
Waktu itu saya memulai perjalanan Dr Berlin menuju Praha- ke Budapest- ke salzburg- Zurich- Lyon- dan berakhir di nice. Sempat jalan hingga Monte Carlo, melalu Wina.
Pengambilan mobil amat sederhana,,tidak rumit dan bertele-tele. Saya hanya membawa confirmasi Booking yang mereka kirim Mlli email dan surat2 ditandatangani, menutup asuransi, dan kunci diserahkan; kita cari sendiri mobil di area parkir y anng ditunjuk, pelajari sistem mobil, nyalakan GPS dan jalan! Ada masalah sedikit di GPS karena setelan bahasa German gak bisa kita stel jadi bahasa Inggris- mekanik mereka bantu untuk hal ini- setelah itu GPS yang kita kasih nama 'SRI' ini betul2 jadi teman perjalanan yang amat bisa diandalkan- kita hanya perlu masuki. Alamat tujuan- tipe perjalanan: efeccient, or fast; dia tinggal bilang Go straight; keep left; turn right in 100 Meters- and YOU HAVE REACH YOU DESTINATION. kalau ternyata kita harus tidak mengikuti perintahnya karna misalnya ada perbaikan jalan maka GPS akan dengan cepat mencari alternatif jalan. I really Feel safe driving with 'SRI' si GPS

Menjelajah Eropa juga mudah; enak! Perjalanan penuh petualangan baru , sistem parkir bingung, area parkir bingung, masuk tol juga was-was, tp hal2 baru itu betul2membuat petualangan kita lengkap, dan pemandangan di kanan kiri jalan menakjubkan, penuh dengan pemandangan-pemandangan yang mengejutkan. Di Perancis Selatan
kita terhenyak ketika tiba-tiba melihat Rumah seperti Istana lengkap dengan atapnya yang runcing2 bertengger diatas gunung sana, di Budapest kita mendadak dikelilingi puluhan kincir angin besar, di Swiss seperti mimpi melihat rumah diladang warna warni lengkap dengan sapi seperti di film-film, sibuk browsing mencari kira-kira saat itu kita sedang melihat dan dikelilingi pegunungan apa itu? whoaaaa... itu pegunungan Alpen lengkap dengan Salju abadinya. KEjutan-kejutan yang memabukan!
Jalan yang kita lalui dari satu negara kenegara lain umumnya Tol ke Tol- tidak ada pemeriksaan passport, lintas negara dilakukan dengan mudah- semula kita mengira akan ada pemeriksaan sewaktu memasuki eropa timur- tapi ternyata tidak. Pemandangan di sepaanjang jalan bukan main indahnya- bersih- teratur; berhubung saya datang dari kota seperti jakarta- memandang lalu lintas yang teratur spt itu seperti mimpi layaknya- it just too good to be true. seperti juga di indonesia pada saat weekend bahkan tol juga macet krnas emua orang berlibur ke luar kota. Tp gak ada model serobotan kiri kanan gak karu-karuan itu- semua ngantri dengan nyamannya, hati adem karna perlakuan yang adil.
Perjalanan kita berakhir di Nice. Proses pengembalian mobil juga mudah- waktu itu kita pilih untuk mengembalikan mobil di Airport Nice, GPS SRI menunjukkan kita ke suatu hanggar besar, saat itu juga berdatangan mobil2 lain, kita antri didalam mobil selayaknya antri masuk mall- begitu tiba gilirannya kita dipersilahkan turun- 2 orang pakai baju montir ngitarin mobil untuk cek mobil- surat2 saya serahkan- dia lihat- saya tanda tangan, dia tanda tangan- dia bilang: OK its DONE!
mungkin proses itu hanya 5-8 menit, lagi-lagi praktis, jelas, terbuka.
Setelah itu kita tinggal membawa bagas melalui hanggar dan menunggu suttle bis yang akan bawa kita ke airport.
Dan bermimpi, suatu hari nanti negara saya mampu menawarkan service dengan standard kerja orang-orang seperti yang saya temukan disini...;-)
Dan yakin ini bukan cuman mimpi!
Pengalaman ini mengesankan.
Dan di inspirasi oleh salah satu teman lama yang bertemu setelah puluhan tahun tidak bertemu. Dia rasanya bukan traveler, bahasa Inggris ngepas-ngepas saja, bahasa Indonesia pun medok bukan main, dan dia cerita baru pulang dari menyusuri Perancis, mengunjungi desa-desa kecilnya selama 2 minggu bersama 3 temannya yang setipe, dengan mengendarai mobil sewaan.
Ho..ho..ho..., saya melongo, setelah itu saya iri mendengar ceritanya, setelah itu kepengen, setelah itu bertekad meniru jejaknya.
Saya pernah melakukan melintas negara-negara di Eropa dengan Kereta Api, tapi nyetir sendiri mobil sewaan??? Gilak !! saya mau!! saya lupa jaman sudah lari kencang, saya lupa GPS sudah canggih, saya lupa dunia sudah ter connect, saya lupa dan tidak memperhitungkan cara ini sudah mungkin dan sekali lagi saya mau!
![]() |
| pemandangan tepi jalan menuju Swiss |
Diawali dengan mem-booking mobil melalui internet . Saya cari yang sudah punya nama dan yang di rekomendasikan kawan saya yaitu : HERTZ, EUROPCAR, SIXTH, AVIS - dan akhirnya yang di pilih adalah HERTZ hanya karna mereka punya service di kota-kota yang kita tuju dan punya jenis mobil yang kita mau.
Kita tinggal masuk webnya, pilih mobil sesuai budget dan jumlah penumpang, pilih kota dimanja kita jemput mobil dan kota dimana akan mengembalikan mobil. tinggal klik! Confirmation dikirim Mlli e-mail. Prosesnya amat gampang
![]() |
| hujan di Praha |
Berikutnya urus SIM Internasional, juga gampang urusnya. Info bisa dibaca WEB ini
Hanya memerlukan waktu satu hari untuk urus SIM Internasional, dan yang menyenangkan kita dilayani oleh Polwan-polwan baik hati dan NO PUNGLI.
Di tahun 2008 saya sempat menyusuri Eropa juga menggunakan kereta api- juga amat menyenangkan. Beda nya dgn menggunakan mobil adalah dari sisi schedule dan mobilitas, mengendarai mobil membuat kita bebas mengeksplorasi bagian negara yang kita kunjungi kapan saja tidak terikat waktu ataupun itenary umum- di Swiss kita jatuh cinta dengan danau-danau sepinya, dan tidak bisa
menahan diri untuk tidak berhenti di satu pemberhentian, kita duduk2 diam ditepi danau dengan waktu semaunya , danau itu seperti milik kita karna hanya kita disana, di Monte Carlo kita memasuki dan memacu mobil di jalan-jalan yang biasa di lewati para pembalab dunia, serasa seperti 'Tony Stark' ketika melintasi aspal-aspal bergengsi itu dengan meemegang setir sendiri seperti mereka si PEMBALAP, di Praha kita masuki derah pedestrian yang seharusnya tidak boleh dimasuki mobil sehingga semua mata menatap kita bingung...tapi itu bukan salah kita itu salah "SRI" si GPS.
![]() |
| malam di Salzburg |
![]() |
| melintasi Jembatan Szechenyi di Budapest |
Namun bila membandingkan biaya kurang lebih sama- bukan karna biaya sewa mobil yang besar, namun biaya bensin dan parkir yang cukup tinggi.
Waktu itu saya memulai perjalanan Dr Berlin menuju Praha- ke Budapest- ke salzburg- Zurich- Lyon- dan berakhir di nice. Sempat jalan hingga Monte Carlo, melalu Wina.
Pengambilan mobil amat sederhana,,tidak rumit dan bertele-tele. Saya hanya membawa confirmasi Booking yang mereka kirim Mlli email dan surat2 ditandatangani, menutup asuransi, dan kunci diserahkan; kita cari sendiri mobil di area parkir y anng ditunjuk, pelajari sistem mobil, nyalakan GPS dan jalan! Ada masalah sedikit di GPS karena setelan bahasa German gak bisa kita stel jadi bahasa Inggris- mekanik mereka bantu untuk hal ini- setelah itu GPS yang kita kasih nama 'SRI' ini betul2 jadi teman perjalanan yang amat bisa diandalkan- kita hanya perlu masuki. Alamat tujuan- tipe perjalanan: efeccient, or fast; dia tinggal bilang Go straight; keep left; turn right in 100 Meters- and YOU HAVE REACH YOU DESTINATION. kalau ternyata kita harus tidak mengikuti perintahnya karna misalnya ada perbaikan jalan maka GPS akan dengan cepat mencari alternatif jalan. I really Feel safe driving with 'SRI' si GPS
![]() |
| danau di Swiss |

Menjelajah Eropa juga mudah; enak! Perjalanan penuh petualangan baru , sistem parkir bingung, area parkir bingung, masuk tol juga was-was, tp hal2 baru itu betul2membuat petualangan kita lengkap, dan pemandangan di kanan kiri jalan menakjubkan, penuh dengan pemandangan-pemandangan yang mengejutkan. Di Perancis Selatan
kita terhenyak ketika tiba-tiba melihat Rumah seperti Istana lengkap dengan atapnya yang runcing2 bertengger diatas gunung sana, di Budapest kita mendadak dikelilingi puluhan kincir angin besar, di Swiss seperti mimpi melihat rumah diladang warna warni lengkap dengan sapi seperti di film-film, sibuk browsing mencari kira-kira saat itu kita sedang melihat dan dikelilingi pegunungan apa itu? whoaaaa... itu pegunungan Alpen lengkap dengan Salju abadinya. KEjutan-kejutan yang memabukan!
![]() |
| pegunungan Alpen |
Perjalanan kita berakhir di Nice. Proses pengembalian mobil juga mudah- waktu itu kita pilih untuk mengembalikan mobil di Airport Nice, GPS SRI menunjukkan kita ke suatu hanggar besar, saat itu juga berdatangan mobil2 lain, kita antri didalam mobil selayaknya antri masuk mall- begitu tiba gilirannya kita dipersilahkan turun- 2 orang pakai baju montir ngitarin mobil untuk cek mobil- surat2 saya serahkan- dia lihat- saya tanda tangan, dia tanda tangan- dia bilang: OK its DONE!
mungkin proses itu hanya 5-8 menit, lagi-lagi praktis, jelas, terbuka.
Setelah itu kita tinggal membawa bagas melalui hanggar dan menunggu suttle bis yang akan bawa kita ke airport.
![]() |
| sok merasa kebut2an di MONTE CARLO |
Dan bermimpi, suatu hari nanti negara saya mampu menawarkan service dengan standard kerja orang-orang seperti yang saya temukan disini...;-)
Dan yakin ini bukan cuman mimpi!

























