Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn't do than by the ones you did do.
So throw off the bowlines,
sail away from the safe harbour.
Catch the trade winds in your sails.
Explore. Dream. Discover.
- Mark Twain

Wednesday, March 26, 2014

Lontong Kupang




Pernah coba ini? 
ini adalah lontong lupang , salah satu makanan khas Jawa timur. One of my favorite!!

Kupang adalah hewan laut semacam kerang, bentuknya kecil sebesar antara biji beras dan biji kedelai, dulu makanan ini banyak sekali dijual di sepanjang jalan Surabaya menuju Sidoarjo, sekarang sudah semakin hilang. 

Bumbu dasar yang dipakai adalah petis, bawang putih, dan jeruk nipis- biasanya penjualnya menyediakan es kelapa muda sebagai penawar racun yang sering buat orang alergi, sakit perut, dsb.
Banyak cerita menjijikkan  tentang cara penangkapan kupang, jangan percaya, itu gosip ;-)


Masih berani coba makan Kupang? Rugi kalo gak berani, karna rasanya Mak nyoooossss!!! 

Saturday, March 22, 2014

Teronggok di Hotel Breeze Bandung


Weekend saya ke Bandung, lagi…. ;-)
Khusus dengan tujuan mau menikmati bandung dengan menikmati seninya.


Pilih tinggal di Breeze Hotel, lalu mau minum kopi di Selasar Sunaryo, dan mau menjauhi outlet-outletnya.


lukisan2 dilorong-lorong kamar


Bagi yang sedang “Art Mood” atau yang suka Seni – hotel ini recommend banget
arca tua dikelilingi percik api
Arca tua ditemboknya, deretan guci2 kaca, patung , burung2 keramik di eternitnya, 

lukisan2 besar disetiap sudut tembok , wangi lily putih, membuat rasa tersendiri, indah.

lantai mozaik
Di malam hari, lilin-lilin menyala, arca tua yang melatar belakangi ruangan utama di kelilingi oleh puluhan percik api di dalam gelas- setiap lampu punya fungsi sendiri-sendiri dan  memancarkan indahnya karya2 seni oleh anak2 bangsa.

 
oleh-oleh waktu pulang.. ;-)














Wednesday, March 12, 2014

INFINITE - TIDAK BERUJUNG DI NAGARKOT

wherever you want to see the face of God

you will see it


Nagarkot - Nepal

Tuesday, March 11, 2014

Ciater Subang - Gracia Hotel

I have a mix feeling about being lived in the city, love and hate sometimes confused me.

I never fight those feeling ..I follow them

Kalau cinta lagi datang, akan saya susuri kota, jalan lompat dari satu busway ke busway lain, nonton orang yang lagi maki-makian gak penting  ditepi jalan, ikutan ketawa sama tingkah konyol penduduknya, ikut maki-maki pas lihat orang buang sampah sembarangan, tutup hidung ditengah debunya.

Kalau lagi bosan, saya pergi!.. kabur!! ESCAPE!!
Seperti sekarang, saya sedang membayangkan pohon pinus, kabut, air hangat, kopi, sajak, lukisan, Art pieces - dan memutuskan pergi dari Jakarta...

Rencana semula mau menenggelamkan diri di hamparan pohon teh Pangalengan, Bandung - tp ternyata hotel yang dituju fully book.

Akhirnya memutuskan untuk ke Ciater - yang terkenal dengan Air Panasnya; setelah itu akan turun ke Bandung tujuannya tinggal di Breeze Hotel, hotel baru yang ber konsep Art.

Ke Ciater saya pilih jalan lewat cimahi menuju ke Tangkuban Perahu karna mau hindari Setiabudi yang biasanya macet ,  idenya mau lari dari kemacetan yang menyebalkan? jalan melalui Cimahi lebih panjang tapi pemandangannya bagus, dan engga semacet Setiabudi.
Makan di Lembang  dan jam 10 sampailah di Gracia Hotel di Ciater.

Begitu keluar mobil, Udara dingin dan bau belerang sekelewatan menyambut. Suddenly I feel relaxed.

Masuk ke villa yang dipesan, Tipe Jati 2 kamar - saya terkesan, Villa ini bersih, terawat, dan sama sekali tidak lembab. Interiornya menarik terkesan modern




























Begitu buka teras disamping villa - ada kolam air panas -/+ 2x3 meter berasap keliatan seolah menantang dan berkata " "TRY ME"!!
o ho ho... OK! gak peduli jam berapa sekarang, gak peduli dinginnya udara , kita langsung yakin ada kenikmatan disana...;-)  dan....NJEBUR!!!
soaking....

perpaduan dahsyat: teh+
kolam air panas+
martabak manis
Kita berendam, ngobrol- di air belerang di bawah langit. Memori sewaktu saya kecil langsung berkelebat, saya pernah melakukan ini dulu sekali, dan sekarang saya melakukannya lagi dengan keluarga kecil saya sendiri.
HEAVEN is APPROACHING  ME.


cemara









Tempat ini hijau, penuh pohon cemara dan pinus, dengan puncak gunung tangkuban perahu seolah dekat di pandangan tertutup kabut - hamparan pohon teh - masyarakat ciater rata-rata bertani - kebun sayur dimana-mana - ibu-ibu memetik daun teh -  semua membuat rasa jadi tenang.
hamparan pohon teh...

steaming .....
kolam umum dilihat dr restauran
Hotel punya kolam untuk umum ada terletak didekat restaurant, itu juga terlihat bersih dan rapih - dan di sini semua aliran air terlihat berasap - bahkan diparitnya .

You know, there's a strange feeling when you see steaming water when the weather around you is chilling. Awesome!!

Saya naik keatas dan ada air terjun kecil disana - sekecil apapun air mengucur selalu menyenangkan.

Restaurant tempat makan pagi juga menyenangkan, teras restaurant terbuka sehingga mata akan langsung tertumbuk ke daun-daun cemara yang menjulang disana, tanpa dibatasi tembok atau kaca. Kupu-kupu terbang lewat, pergi, lewat, pergi...

I really did the ESCAPE from my cityhome  !!!

MISSION ACCOMPLISHED !!Breeze Hotel

Monday, March 10, 2014

Qunci Villa Hotel -Senggigi




dessert at Quncy Rest
Meskipun ngakunya 'adventurous traveller', tapi mau bagaimana lagi?, kalau saya memang  selalu cari hotel2 cantik untuk leyeh-leyeh, menikmati  air hangat di showernya,  cari bantal empuk dengan selimutnya yang lembut, suka room service dan makan diatas tempat tidur sambil baca buku, menikmati ngopi di cafe keren yang unik, penikmat makanan enak di fancy restauran, saya suka nongkrong dengan nyaman ditempat yang katanya 'sophisticated'

ok!! saya bersedia nabung untuk itu, ngirit sehari-hari, engga peduli sale baju di mall, menghindari makan siang yang mahal, semua untuk bisa ngumpulin rupiah dan setelah itu SPENT untuk hotel dan makan enak diwaktu liburan. 

Bego? bukan itu arti liburan? ... ha.ha...not for me..!


Tinggal di Quncy Villa sewaktu ke Senggigi memuaskan itu semua, I'm totally in the holiday mood.
Kamar  resik, apik,simpel , terasa seru tapi tidak mengintimidasi. Ada lukisan langsung didinding sebelah kiri, dan ada day bed di dinding sebelah kanan. Kamar kosong tanpa TV, walaupun bisa minta TV di front office, tapi siapa yang perlu TV disini? 
Teras diluar kamar terasa 'private' dengan sepiring buah-buahan tropisnya dan daybed yang besar

Di luar kamar, mereka punya 2 kolam renang persegi panjang menghadap ke laut dengan pemandangan gunung Agung berdiri tegak di kejauhan.

pantai di sepanjang Quncy Hotel
Di dekat pantainya mereka bikin dek kayu, mereka letakkan meja dan bantal di bawah untuk makan dan minum - saya tidak pernah lepas dari area ini, nge- juice, baca buku, berenang, atau apa aja - dan mata saya tidak pernah lepas dari laut.

Saya beruntung, saya mendapatkan sunset dengan beribu warna disini.



Thursday, March 6, 2014

SAWARNA - Bayah - Lebak

tanjung layar


Disebelah selatan pulau jawa ada Desa Sawarna yang mempunyai pantai-pantai indah, unik dan kuat karakternya. Karangnya kokoh, ombaknya menghempas dengan liar dan  air lautnya jatuh dari karang-karang tingginya, alur air diatas karang cantik meliuk membekaskan jejaknya , biota laut masih terjaga dan Masyarakat  tradisional nya hidup sebagai nelayan, mereka memancing dengan cara sederhana, atau menangkap ikan dengan kapal2 kecilnya.

sunset di Lagoon Pari

Jangan tidur sampai sore karna sunsetnya gak boleh terlewatkan, jangan 
bangun kesiangn, karna sunrisenya harus di kejar.


Pantai-pantai cantik nya antara lain adalah :
1. Tanjung Layar – adalah symbol dari Sawarna, di pantai ini berdiri dua buah karang berbentuk segitiga besar, dikelilingi karang dan batu cadas.

Tanjung Layar



2. Karang Taraje- ‘taraje’ artinya anak tangga; pantai disini dipenuh dengan gugusan karang yang bertingkat-tinggat seperti anak tangga – beberapa karang meruncing keatas, dan ombak bermain-main diantara karang-karangnya



3. Pantai Lagoon Pari – merupakan tempat terbaik menunggu sunrise – menuju kesana, saya menggunakan ojek selama 30 menit – medannya bukan main jelek dengan batu2 besar sebesar kepala- dibeberapa tempat saya turun untuk bantu Mas Ojek dorong motornya – naik kebukit – deretan pohon kelapa dan semak hijau – dan pantai lagoon pari tersembul dibawah sana. 


Pantainya berupa cekungan yang di hampar oleh karang, menyusuri lagoon pari jangan dipantainya tapi susuri lautnya – kita akan melihat beningnya air, karang,  rumput laut, dan pohon kelapa yang seperti berdandan dengan berkaca di airnya. 

sepanjang pesisir Lagoon Pari

Disini kita melihat nelayan dengan alat pancingnya, 

dia lihat - dia putar senar..semakin cepat - dia lempar- dia tarik - dapatlah ikan kalau beruntung

kita juga akan melihat kapal2 berlabuh seusai mencari ikan.


Sawarna adalah intan yang belum diasah – murni,indah dan belum bersinar. Fasilitas untuk turis belum banyak bahkan minim, restaurant sangat sedikit, penginapan terbatas, toilet di pantai apalagi…; jadi wisata kesana rasanya benar-benar merupakan adventurer traveling, sama sekali bukan lifestyle traveling . Bagi yang suka laut, photography, and craving for adventure…..THIS PLACE IS HEAVEN