Ini kali pertama kami ke Lombok, juga kali pertama ke Gili Trawangan.
Saya betul2 buta akan keadaan dan situasi Lombok, tapi beruntung karna internet membantu sekali.
Jadi pada dasarnya menuju ke Gili Trawangan selalu menggunakan kapal.
Kapal ada yang berangkat dari Bali dan ada yang berangkat dari Lombok.
Kapal yang berangkat dari Lombok ada 2 macam: umum dan khusus.
Kapal umum berangkat dari Pelabuhan Bangsal dan diolah oleh pemerintah daerah.
Kapal khusus bisa charter speedboat mlli pelabuhan Teluk Kodek atau ikut operator swasta seperti Perama Tour, dsb.....
Semula hampir memutuskan untuk booking mlli operator swasta, karna agak ragu menggunakan kapal umum, krn denger gosip banyak "scam" di bangsal dan kenyamanan nya rendah dan waktu yang ditempuh lebih lama ,
Akhirnya atas nama "adventure" diputuskan untuk mencoba kapal umum (public boat), karena nyaman amat mudah kita bisa melakukannya kapan saja, sedangkan bangsal harusnya jadi pilihan yang selalu ada, kapanpun, kalau rumit bisa dilalui pasti mudah bukan masalah.
Menuju bangsal ternyata mudah- terlebih kalau Mlli Senggigi, taksi Bluebird ataupun express ada selalu menggunakan argo. Taksi di berhentikan berhenti kira-kira 100 m dr pelabuhan, kata sopir taksi ini tidak biasa. Saya mulai berpikir bahwa "Scam" di mulai disini.
Lalu kita diiarahkan utk pakai Cidomo- si abang minta rp 25 rbutk jarak 100 m- terlalu mahal untuk 100m , Tp saya pikir OK lah untuk pemerataan pendapatan. Sepanjang jalan saya lihat banyak orang yang memilih berjalan menuju pelabuhan, dan berpikir lain kalipun saya akan jalan, karna jaraknya tidak jauh. Sebelum sampai pelabuhan si abang Cidomo sempet wanti2 "kalo disuruh turun disini jangan mau- bilang aja mau didalam" .
Dan memang saya melihat sekelompok orang menggiring turis untuk membeli karcis di "Bukan Loketnya" -
Untung tak adanya suruh kita turun, rupanya ini yang dibilang "banyak scam di bangsal".
Beli tiket gampang sekali, satu tiket seharga 13000; sewa kapal rupanya bisa- Rp 250000 satu kapal- dan betul! Kita hrs menunggu sampai penumpang berjumlah +/- 20 org. Tapi tidak lama, kita mungkin beruntung, karna hanya tunggu +/- 10 menit. Setelah itu pemberitahuan melalui microphone bahwa kapal menuju gili trawangan akan diberangkatkan.
Kita angkat koper masuk laut dan naik kapal sederhana itu.
Bagi saya keadaan transportasi cukup memadai, memang tidak ada pelampung pengaman dsb, tp saya terbiasa sekali dan keadaan seperti itu so it's OK,
Bangsal- gili trawangan memakan waktu +/- 30-45 mnt; perjalanan menyenangkan, internet bagus diatas laut- 3G tetap kuat... dari gili trawangan.
Mudah sekali ternyata menggunakan transportasi umum bangsal- gili trawangan- dan.... Murah pulak!!!
Saya betul2 buta akan keadaan dan situasi Lombok, tapi beruntung karna internet membantu sekali.
Jadi pada dasarnya menuju ke Gili Trawangan selalu menggunakan kapal.
Kapal ada yang berangkat dari Bali dan ada yang berangkat dari Lombok.
Kapal yang berangkat dari Lombok ada 2 macam: umum dan khusus.
Kapal umum berangkat dari Pelabuhan Bangsal dan diolah oleh pemerintah daerah.
Kapal khusus bisa charter speedboat mlli pelabuhan Teluk Kodek atau ikut operator swasta seperti Perama Tour, dsb.....
Semula hampir memutuskan untuk booking mlli operator swasta, karna agak ragu menggunakan kapal umum, krn denger gosip banyak "scam" di bangsal dan kenyamanan nya rendah dan waktu yang ditempuh lebih lama ,
Akhirnya atas nama "adventure" diputuskan untuk mencoba kapal umum (public boat), karena nyaman amat mudah kita bisa melakukannya kapan saja, sedangkan bangsal harusnya jadi pilihan yang selalu ada, kapanpun, kalau rumit bisa dilalui pasti mudah bukan masalah.
![]() |
| kapal umum |
Menuju bangsal ternyata mudah- terlebih kalau Mlli Senggigi, taksi Bluebird ataupun express ada selalu menggunakan argo. Taksi di berhentikan berhenti kira-kira 100 m dr pelabuhan, kata sopir taksi ini tidak biasa. Saya mulai berpikir bahwa "Scam" di mulai disini.
![]() |
| suasana Bangsal |
Lalu kita diiarahkan utk pakai Cidomo- si abang minta rp 25 rbutk jarak 100 m- terlalu mahal untuk 100m , Tp saya pikir OK lah untuk pemerataan pendapatan. Sepanjang jalan saya lihat banyak orang yang memilih berjalan menuju pelabuhan, dan berpikir lain kalipun saya akan jalan, karna jaraknya tidak jauh. Sebelum sampai pelabuhan si abang Cidomo sempet wanti2 "kalo disuruh turun disini jangan mau- bilang aja mau didalam" .
Dan memang saya melihat sekelompok orang menggiring turis untuk membeli karcis di "Bukan Loketnya" -
Untung tak adanya suruh kita turun, rupanya ini yang dibilang "banyak scam di bangsal".
Beli tiket gampang sekali, satu tiket seharga 13000; sewa kapal rupanya bisa- Rp 250000 satu kapal- dan betul! Kita hrs menunggu sampai penumpang berjumlah +/- 20 org. Tapi tidak lama, kita mungkin beruntung, karna hanya tunggu +/- 10 menit. Setelah itu pemberitahuan melalui microphone bahwa kapal menuju gili trawangan akan diberangkatkan.
![]() |
| suasana kapal |
![]() |
| harga karcis resmi |
Bagi saya keadaan transportasi cukup memadai, memang tidak ada pelampung pengaman dsb, tp saya terbiasa sekali dan keadaan seperti itu so it's OK,
Bangsal- gili trawangan memakan waktu +/- 30-45 mnt; perjalanan menyenangkan, internet bagus diatas laut- 3G tetap kuat... dari gili trawangan.
Mudah sekali ternyata menggunakan transportasi umum bangsal- gili trawangan- dan.... Murah pulak!!!




No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.