Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn't do than by the ones you did do.
So throw off the bowlines,
sail away from the safe harbour.
Catch the trade winds in your sails.
Explore. Dream. Discover.
- Mark Twain

Sunday, May 18, 2014

Pantai KLAYAR - Pacitan





Kami berangkat dari Jogja jam 12 malam dengan tujuan sunset sudah tiba di Klayar.
Jangan tanya bagaimana perjalanan karna saya tidur ;-)

Jam 4 pagi kita sampai di klayar, kami turun mobil tanpa bisa kihat apa-apa, hanya ada bau laut dan suara ombak yang ada waktu itu.
Dipandu kawan yang sudah biasa ke sana kami jalan susuri pasir, sampai disatu spot kita berhenti, katanya disitu kita akan tunggu matahari terbit.

Tunggu matahari terbit selalu mencekam- apalagi kalau kita belum pernah ketempat itu-  karna pikiran kita sudah dipenuhi khayalan dan imaginasi akan apa yang nanti akan disuguhkan alam, harapan Dia akan berbaik hati menyuguhkan warna terbaiknya.
Biasanya waktu menunggu matahari kami diam- menikmati sunyi- dan saat itu semua indra akan terpakai: kita  mendengar suara alam, mencium baunya, kulit merasakan anginnya, ... nikmat sekali!

Lalu pelan2 gelap di depan mata akan sedikit demi sedikit mulai terang- mata akan memaksa menatap apa yang ada didepan, maksa! 




Dari tempat saya berdiri- pelan-pelan terlihat bentangan karang panjang- disebelah kiri ada  batu karang menjulang seperti tanah lot tapi versi kecilnya- ombak menggantam bentangan karang dari balik karangnya dan membiarkan air mengucur jatuh seperti air terjun sepanjang karang.


Kami kurang beruntung kali ini- matahari terbit dengan langit berawan rata- sehingga semua terlihat abu-abu
Tapi bagaimanapun pantai cantik ini tetap cantik dan menawan.
Tarikan ombaknya amat dahsyat.

Eksplor sisi kanan dan kirinya- naiki bukitnya, dari situ kita bisa nikmati muncratnya air dicelah karang- tingginya bisa mencapai 10 meter dan air itu disertai siulannyang panjang- siuiiiuuiiiiiiitttt!!!!   

Indonesia punyaku memang keren!!!!



Sunday, May 4, 2014

Ubud Green Resort



kalau ke Bali, ke Ubud itu harus!! 
karna ubud itu  indah..., dan indah..dan indah..

Kemaren waktu ke ubud saya coba hotel Ubud Green Resort.

Dapat kamar upgrade-an : Villa 2 kamar dengan pool.

Pas masuk ke villanya - huo ho ho ho......villa itu stunning!!
Villa dengan pintu kayu ala bali itu, menuntun saya menuruni tangga batu, masuk ke gang kecil dan kemudian dihadapan saya ada Whirpool, kanan dan kiri saya ada 3 pintu kaca, 2 pintu  kamar tidur terpisah dan bersebrangan  - dan 1 pintu adalah ruang utama: ruang makan, ruang duduk, dapur - dari situ warna air kolam renang kecil diluar ruangan sudah terlihat menggoda...;-) biru!!

keluar dari ruangan itu saya menginjak dek kayunya , merasakan air kolam dengan ujung jari kaki saya, dan mata saya tertumbuk pemandangan lepas dari kolam langsung ke sawah, lepas membentang tanpa batas, ada petani sedang menggiring bebek disitu, di sebelah kiri pandang ada petani sedang menghempas-hempaskan padi untuk menjatuhkan bulir-bulir padinya.

Saya berdiri disitu terkesima - kamar ini begitu mewah dan menyajikan pemandangan kehidupan Ubud asli tanpa polesan  langsung dari dek kolam saya, di balik rasa menikmati apa yang dilihat, saya punya rasa aneh yang menggelitik nurani saya, mungkin itu rasa bersalah-  bagaimana bisa saya berenang-renang disitu sementara petani sederhana menggiring bebek di situ???? 
berdoa semoga nanti petaninya  lelah dan pulang kerumahnya..saat saya mau berenang-renang disitu..ha ha..

Hotel ini punya shuttle yang menuju 2 titik: Ubud Grand Palace dan Monkey Forest yang ada setiap 2 jam sekali hingga jam 8 malam - lalu dikamar tersedia handphone sederhana yang bisa kita bawa untuk menelfon hotel bila kita siap untuk di jemput dengan shuttle. Asik loh ide ini.. - jarak resort yang jauh dari pusat ramai Ubud bener-bener bukan masalah - bahkan jadi keunggulan karna suasana asri masih amat terasa di sini .







Pantai Pandawa - Bali


Pantai Pandawa ini baru diolah oleh pemerintah Bali untuk dikomersilkan.

Semula pantai ini disebut "secret beach" karna seperti pantai rahasia yang tersembunyi dibalik bukit-bukit kapur dan batu karang hitam

Sebelumnya hanya nelayan rumput laut  dan pejalan penjelajah yang kesini.

Sekarang jalan dibuat membelah gunung kapur dan batu-batu karang hitam tinggi. Dari balik bukit2 karang itu muncullah laut bening berwarna biru dengan gradasi hijau dan tosca.




Sebelum mencapai pantai, ada satu spot, masih berada diatas,  kita bisa berhenti untuk menikmati pantai pasir putih memanjang dibawah sana dengan sebaran pandang hampir 180 derajat, tenda2 bertebaran dan titik2 kano disepanjang pinggir pantainya. Love it


Friday, April 25, 2014

Jelajahi Eropa dengan mobil

Di tahun 2011 saya menyusuri beberapa negara di Eropa  dengan mengendarai sendiri mobil sewaan. 

Pengalaman ini mengesankan.
Dan di inspirasi oleh salah satu teman lama yang bertemu setelah puluhan tahun tidak bertemu. Dia rasanya bukan traveler, bahasa Inggris ngepas-ngepas saja, bahasa Indonesia pun medok bukan main, dan dia cerita baru pulang dari menyusuri Perancis, mengunjungi desa-desa kecilnya selama 2 minggu bersama 3 temannya yang setipe, dengan mengendarai mobil sewaan. 
Ho..ho..ho..., saya melongo, setelah itu saya iri mendengar ceritanya, setelah itu kepengen, setelah itu bertekad meniru jejaknya.
Saya pernah melakukan  melintas negara-negara di Eropa dengan Kereta Api, tapi nyetir sendiri mobil sewaan??? Gilak !! saya mau!! saya lupa jaman sudah lari kencang, saya lupa GPS sudah canggih, saya lupa dunia sudah ter connect, saya lupa dan tidak memperhitungkan cara ini sudah mungkin dan sekali lagi saya mau!
pemandangan tepi jalan menuju Swiss

Diawali dengan mem-booking mobil melalui internet . Saya cari yang sudah punya nama dan yang di rekomendasikan kawan saya yaitu : HERTZ, EUROPCAR, SIXTH, AVIS - dan akhirnya yang di pilih adalah HERTZ  hanya karna mereka punya service di kota-kota yang kita tuju dan punya jenis mobil yang kita mau.
Kita tinggal masuk webnya, pilih mobil sesuai budget dan jumlah penumpang, pilih kota dimanja kita jemput mobil dan kota dimana akan mengembalikan mobil. tinggal klik! Confirmation dikirim Mlli e-mail.  Prosesnya amat gampang
hujan di Praha

Berikutnya  urus SIM Internasional, juga gampang urusnya. Info bisa dibaca WEB ini

Hanya memerlukan waktu satu hari untuk urus SIM Internasional, dan yang menyenangkan kita dilayani oleh Polwan-polwan baik hati dan NO PUNGLI.


Di tahun 2008 saya sempat menyusuri Eropa juga menggunakan kereta api- juga amat menyenangkan. Beda nya dgn menggunakan mobil adalah dari sisi schedule dan mobilitas, mengendarai mobil membuat kita bebas mengeksplorasi bagian negara yang kita kunjungi kapan saja tidak terikat waktu ataupun itenary umum- di Swiss kita jatuh cinta dengan danau-danau sepinya, dan tidak bisa 


menahan diri untuk tidak berhenti di satu pemberhentian, kita duduk2 diam ditepi danau dengan waktu semaunya , danau itu seperti milik kita karna hanya kita disana, di Monte Carlo kita memasuki dan memacu mobil di jalan-jalan yang biasa di lewati para pembalab dunia, serasa seperti 'Tony Stark' ketika melintasi aspal-aspal bergengsi itu dengan meemegang setir sendiri seperti mereka si PEMBALAP, di Praha kita masuki derah pedestrian yang seharusnya tidak boleh dimasuki mobil sehingga semua mata menatap kita bingung...tapi itu bukan salah kita itu salah "SRI" si GPS.

malam di Salzburg

melintasi Jembatan Szechenyi di Budapest 



  Namun bila membandingkan biaya kurang lebih sama- bukan karna biaya sewa mobil yang besar, namun biaya bensin dan parkir yang cukup tinggi.

Waktu itu saya memulai perjalanan Dr Berlin menuju Praha- ke Budapest- ke salzburg- Zurich- Lyon- dan berakhir di nice. Sempat jalan hingga Monte Carlo, melalu Wina.


                                                                             Pengambilan mobil amat sederhana,,tidak rumit dan bertele-tele. Saya hanya membawa confirmasi Booking yang mereka kirim Mlli email dan surat2 ditandatangani, menutup asuransi, dan kunci diserahkan; kita cari sendiri mobil di area parkir y anng ditunjuk, pelajari sistem mobil, nyalakan GPS dan jalan! Ada masalah sedikit di GPS karena setelan bahasa German gak bisa kita stel jadi bahasa Inggris- mekanik mereka bantu untuk hal ini- setelah itu GPS yang kita kasih nama 'SRI' ini betul2 jadi teman perjalanan yang amat bisa diandalkan- kita hanya perlu masuki. Alamat tujuan- tipe perjalanan: efeccient, or fast; dia tinggal bilang Go straight; keep left; turn right in 100 Meters- and YOU HAVE REACH YOU DESTINATION. kalau ternyata kita harus tidak mengikuti perintahnya karna misalnya ada perbaikan jalan maka GPS akan dengan cepat mencari alternatif jalan. I really Feel safe driving with 'SRI' si GPS
danau di Swiss

Menjelajah Eropa juga mudah; enak! Perjalanan penuh petualangan baru , sistem parkir bingung, area parkir bingung, masuk tol juga was-was, tp hal2 baru itu betul2membuat petualangan kita lengkap, dan pemandangan di kanan kiri jalan menakjubkan, penuh dengan pemandangan-pemandangan yang mengejutkan. Di Perancis Selatan 

kita terhenyak ketika tiba-tiba melihat Rumah seperti Istana lengkap dengan atapnya yang runcing2 bertengger diatas gunung sana, di Budapest kita mendadak dikelilingi puluhan kincir angin besar, di Swiss seperti mimpi melihat rumah diladang warna warni lengkap dengan sapi seperti di film-film, sibuk browsing mencari kira-kira saat itu kita sedang melihat dan dikelilingi pegunungan apa itu? whoaaaa... itu pegunungan Alpen lengkap dengan Salju abadinya. KEjutan-kejutan yang memabukan!


pegunungan Alpen
Jalan yang kita lalui dari satu negara kenegara lain umumnya Tol ke Tol- tidak ada pemeriksaan passport, lintas negara dilakukan dengan mudah- semula kita mengira akan ada pemeriksaan sewaktu memasuki eropa timur- tapi ternyata tidak. Pemandangan di sepaanjang jalan bukan main indahnya- bersih- teratur; berhubung saya datang dari kota seperti jakarta- memandang lalu lintas yang teratur spt itu seperti mimpi layaknya- it just too good to be true.  seperti juga di indonesia pada saat weekend bahkan tol juga macet krnas emua orang berlibur ke luar kota. Tp gak ada model serobotan kiri kanan gak karu-karuan itu- semua ngantri dengan nyamannya, hati adem karna perlakuan yang adil.

Perjalanan kita berakhir di Nice. Proses pengembalian mobil juga mudah- waktu itu kita pilih untuk mengembalikan mobil di Airport Nice, GPS SRI menunjukkan kita ke suatu hanggar besar, saat itu juga berdatangan mobil2 lain, kita antri didalam mobil selayaknya antri masuk mall- begitu tiba gilirannya  kita dipersilahkan turun- 2 orang pakai baju montir ngitarin mobil untuk cek mobil- surat2 saya serahkan- dia lihat- saya tanda tangan, dia tanda tangan- dia bilang: OK its DONE!



mungkin proses itu hanya 5-8 menit, lagi-lagi praktis, jelas, terbuka. 
Setelah itu kita tinggal membawa bagas melalui hanggar dan menunggu suttle bis yang akan bawa kita ke airport. 
sok merasa kebut2an di  MONTE CARLO

Dan bermimpi,  suatu hari nanti negara saya mampu menawarkan service dengan standard kerja orang-orang  seperti yang saya temukan disini...;-) 
Dan yakin ini bukan cuman mimpi!

Ojeg Motor Jogjakarta


Sekali waktu saya ke Jogja dengan ambisi tinggi yaitu: waktu terbatas,tempat yang mau didatangi banyak, dan makanan yang mau di coba juga banyak.

Karna itu tertarik untuk coba "Ojeg Motor" yang ada di Jogja, bayangannya supaya bisa ngepot dari satu tempat ke tempat yang lain.

Ternyata banyak operator "Ojeg Motor" di Jogja - dan tanpa punya data dan rekomendasi apapun saya memilih "O Jack".

Saya hubungi dari Jakarta, minta dijemput di Bandara dan mau diboncengi sama pengemudi 'WANITA" - beberapa saat  setelah booking saya terima sms no handphone pengemudi yang menjemput saya.

Besoknya sampai di Jogja - saya sudah di jemput oleh Mbak Ira pengemudi motor - rambut pendek dan orangnya kecil - dan setelah itu kita susuri Jogja dengan Ojeg ! 
Kemacetan di setiap lampu merah jadi bukan masalah, dan saya bisa susuri gang-gang kecil di sepanjang Kota Gede. Saya hirup bau Jogja, dan saya rasakan anginnya. 
Memuaskan! 

So, if you are feeling a little bit adventurous, short of time, and not in the mood for traffic jam, this is the answer ;-)


ps: tarif Argo Rp 2000/km



Transport ke Gili Trawangan dari Bangsal

Ini kali pertama kami ke Lombok, juga kali pertama ke Gili Trawangan.

Saya betul2 buta akan keadaan dan situasi Lombok, tapi beruntung karna internet membantu sekali.

Jadi pada dasarnya menuju ke Gili Trawangan selalu menggunakan kapal.
Kapal ada yang berangkat dari Bali dan ada yang berangkat dari Lombok.

Kapal yang berangkat dari Lombok ada 2 macam: umum dan khusus.

Kapal umum berangkat dari Pelabuhan Bangsal dan diolah oleh pemerintah daerah.
Kapal khusus bisa charter speedboat mlli pelabuhan Teluk Kodek  atau ikut operator swasta seperti Perama Tour, dsb.....

Semula  hampir memutuskan untuk booking mlli operator swasta, karna  agak ragu menggunakan kapal umum, krn denger gosip banyak "scam"  di bangsal dan kenyamanan nya rendah dan waktu yang ditempuh lebih lama ,

Akhirnya atas nama "adventure" diputuskan untuk mencoba kapal umum (public boat), karena nyaman amat mudah kita bisa melakukannya kapan saja, sedangkan bangsal harusnya jadi pilihan yang selalu ada, kapanpun, kalau rumit bisa dilalui pasti mudah bukan masalah. 
kapal umum


Menuju bangsal ternyata mudah- terlebih kalau Mlli Senggigi, taksi Bluebird ataupun express ada selalu menggunakan argo. Taksi di berhentikan berhenti kira-kira 100 m dr pelabuhan, kata sopir taksi ini tidak biasa. Saya mulai berpikir bahwa "Scam" di mulai disini.
suasana Bangsal


Lalu kita diiarahkan utk pakai Cidomo- si abang minta rp 25 rbutk jarak 100 m- terlalu mahal untuk 100m , Tp saya pikir OK lah untuk pemerataan pendapatan.  Sepanjang jalan saya lihat banyak orang yang memilih berjalan menuju pelabuhan, dan berpikir lain kalipun saya akan jalan, karna jaraknya tidak jauh. Sebelum sampai pelabuhan si abang Cidomo sempet wanti2 "kalo disuruh turun disini jangan mau- bilang aja mau didalam" .

Dan memang saya melihat sekelompok orang menggiring turis untuk membeli karcis di "Bukan Loketnya" -
Untung tak adanya suruh kita turun, rupanya ini yang dibilang "banyak scam di bangsal".

Beli tiket gampang sekali, satu tiket seharga 13000; sewa kapal rupanya bisa- Rp 250000 satu kapal- dan betul! Kita hrs menunggu sampai penumpang berjumlah +/- 20 org. Tapi tidak lama, kita mungkin beruntung, karna hanya tunggu +/- 10 menit. Setelah itu pemberitahuan melalui microphone bahwa kapal menuju gili trawangan akan diberangkatkan.



suasana kapal
harga karcis resmi
                                                                                                         Kita angkat koper masuk laut dan naik kapal sederhana itu. 
Bagi saya keadaan transportasi cukup memadai, memang tidak ada pelampung pengaman dsb, tp saya terbiasa sekali dan keadaan seperti itu  so  it's  OK,

Bangsal- gili trawangan memakan waktu +/- 30-45 mnt; perjalanan menyenangkan, internet bagus diatas laut- 3G tetap kuat... dari gili trawangan.

Mudah sekali ternyata menggunakan transportasi umum bangsal- gili trawangan- dan.... Murah pulak!!!

Saturday, April 12, 2014

Pasar Burung Jogjakarta


di pasar Burung Jogja saya terpikat pada manusianya  bukan burungnya ;-)...
.....








mereka melongo..
mereka terpukau....
mereka dibius....

habis-habisan!!










Friday, April 11, 2014

Tenun- di desa Sade Lombok

Dia menenun bukanlah semata  kerja, pun bukan hanya demi pundi,
lebih mulia dari itu,
 ini TRADISI !! 


Memintal kapas menjadi benang, menjalin benang menjadi secarik kain.
Ditinggalkan  turun temurun oleh para pendahulu bersama pengetahuan akan motif dan tentang sumber-sumber  warna yang disarikan dari alam sekitar. 

Para leluhur mengajarkan untuk menyimpan energi alam dalam bentuk warna itu ke dalam alur-alur tenun - hasilnya adalah tenun yang  bagi mereka amat sangat menggambarkan identitas sipembuatnya, kesabaran, ke indahan, kemurnian, semua tersirat  di selembar tenunan.




Mungkin itu sebabnya dulu seorang gadis belumlah dianggap layak menikah bila belum bisa menenun, sebab belum teruji kesabarannya, belum teruji rasa punyanya..

Kecak Dance at Uluwatu Temple - Bali


the beginning of Kecak Dance

Menjelang matahari terbenam di Uluwatu, tarian Kecak di gelar di arena terbukanya - arena terbuka itu ber latar belakang laut lepas yang menghampar di bawah tebingnya.

Tarian ini cerita tentang Ramayana - penculikan Dewi Shinta - dan penyelamatannya oleh Hanoman.
Di bawakan cantik oleh penarinya dan gerakan penuh semangat dan keras di bawakan oleh kelompok pemuda bersarung kotak-kotak membentuk lingkaran, bergerak seragam menggunakan tangan dan meliukkan badan kekiri dan kekanan.

Tidak ada musik pengiring,
suara penyeru satu-satunya adalah hentakan yang berbunyi "Cak!Cak!Cak!" yang terdengan konstan dan menghentak, suara yang berasal dari mulut para pemuda.

.....

While you see Dewi Shinta fight and kidnaped by Rahwana

Dewi Shinta kinnaped by Rahwana




Hanoman burn Angkara with fire 



the sun slowly drown into the sea and bring golden color and sound "CAK!CAK!CAK!CAK" echoing in the sky - MAGICAL




Wednesday, March 26, 2014

Lontong Kupang




Pernah coba ini? 
ini adalah lontong lupang , salah satu makanan khas Jawa timur. One of my favorite!!

Kupang adalah hewan laut semacam kerang, bentuknya kecil sebesar antara biji beras dan biji kedelai, dulu makanan ini banyak sekali dijual di sepanjang jalan Surabaya menuju Sidoarjo, sekarang sudah semakin hilang. 

Bumbu dasar yang dipakai adalah petis, bawang putih, dan jeruk nipis- biasanya penjualnya menyediakan es kelapa muda sebagai penawar racun yang sering buat orang alergi, sakit perut, dsb.
Banyak cerita menjijikkan  tentang cara penangkapan kupang, jangan percaya, itu gosip ;-)


Masih berani coba makan Kupang? Rugi kalo gak berani, karna rasanya Mak nyoooossss!!!